PANDAI BERBELANJA LEBIH PENTING DARIPADA PANDAI MENABUNG
Dulu ketika kita masih anak-anak, sering kita dengar nasehat dari orang tua kita supaya pandai menabung, bahkan dibelikan "celengan" supaya kita terbiasa menabung. Apakah salah ungkapan dan nasehat tersebut..?? Salah sih tidak, tapi kurang tepat. Coba kita balik kerangka berfikir jadul tersebut dan mengikuti teori keuangan masa kini.
Dunia sudah benar-benar berubah, tidak hanya cepat biasa tapi sudah pada kecepatan yang sangat ekstrim. Belanja sudah tidak seperti dulu lagi. Kita pergi kepasar untuk mendapatkan barang yang kita inginkan, dengan kondisi yang panas, berdesak-desakan dan berbagai macam kekurangannya pasar tradisional.Lalu muncullah mall, kita bisa berbelanja dengan nyaman karena desain ruangan yang sedemikian rupa, dengan pengkategorian barang sesuai dengan jenisnya sehingga kita mudah untuk langsung menuju spot dimana barang yang kita cari berada, tapi kenyamanan dan kemudaham yang ditawarkan oleh mall hari ini kalah jauh dengan hadirnya online shop. semua barang kebutuhan kita sudah hadir dihadapan kita, tidak perlu capek sampai betis keras mengitari luasnya mall, kita cukup duduk menhadap gadget, maka apapun yang di jual di mall sekarang ada di genggaman kita. semua berada dalam layar gadget kita.
berbagai kemudahan ditawarkan oleh online shop, dari mulai mode cicilan, bebas ongkir, sampai promo dengan harga yang tidak wajar, semua ditujukan untuk menggoda dan membangkitkan syahwat berbelanja bagi pengunjung halamannya. dalam kondisi pergerakan pasar yang seperti ini, yang dibutuhkan bukan lagi pandai menabung, tetapi yang harus diajarkan mulai dini kepada anak adalah pandai berbelanja.
Manusia memiliki kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. sedangkan kemampuan manusia untuk menghasilkan alat tukar untuk memenuhi kebutuhan pokoknya berbeda-beda. Ada yang menghasilkan jauh lebih banyak daripada apa yang di butuhkan, ada yang pas, tapi juga ada juga yang kurang. Dari ketiga kondisi ini, yang memiliki peluang untuk menabung hanya satu yaitu yang penghasilannya jauh diatas kebutuhannya. sedangkan dua kondisi yang lain tidak memungkinkan untuk menabung.
tetapi dari ketiga kondisi tadi semuanya pasti berada pada situasi harus berbelanja. disinilah kenapa kepandaian berbelanja itu lebih penting dari pada kepandaian menabung. karena dalam kondisi baik berlebihan, pas-pasan, bahkan minus pun kita tetap harus berbelanja. maka skill berbelanja sangat penting diajarkan sejak dini kepada anak.
Kemudian, kepandaian berbelanja seperti apa yang harus mulai kita tanamkan kepada anak sejak dini, akan diulas dalam tulisan selanjutnya....

Komentar
Posting Komentar